Rabu, 05 Juli 2017

System Development Life Cycle (SDLC)

A. Pengertian SDLC
     System Development Life Cycle atau disingkat SDLC merupakan pendekatan bertahap untuk melakukan analisa dan membangun rancangan sistem dengan menggunakan siklus yang spesifik terhadap kegiatan pengguna (Kendall & Kendall, 2006). System Development Life Cycle (SDLC) juga merupakan pusat pengembangan sistem informasi yang efisien. SDLC terdiri dari 4 (empat) langkah kunci yaitu, perencanaan dan seleksi, analisis, desain, implementasi dan operasional (Valacich, George, & Hoffer, 2012). Selain itu, System Development Life Cycle (SDLC) adalah sebuah proses memahami bagaimana Sistem Informasi dapat mendukung kebutuhan bisnis, merancang system, membangun sistem, dan memberikannya kepada pengguna (Dennis, Wixom, & Tegarden, 2005).
Contoh 4 langkah kunci dari SDLC:
  1. Perencanaan
Fase perencanaan adalah sebuah proses dasar untuk memahami mengapa sebuah sistem itu harus dibangun, dan pada fase ini memang diperlukan analisa kelayakan dengan mencari data atau melakukan proses information gathering kepada para pengguna.
Sebagai contoh: proses dalam feasibility dan wawancara , observasi dan Quesener. Misal Jika pada tahap Feasibility hasilnya baik maka langsung ketahap investigasi dan diberi form kepada client untuk mencatat kebutuhan client. Dalam sistem investigasi, dapat berupa wawancara, kuosiener atau observation. Dalam tahap ini hal yang pertama dilakukan adalah memberikan form ke user yang digunakan untuk mengetahui permintaan user.
  1. Analisa
Fase analisa adalah sebuah proses investigasi terhadap sistem yang sedang berjalan itu sendiri dengan tujuan untuk mendapatkan jawaban mengenai pengguna sistem, cara kerjanya yaitu sistem dan waktu penggunaan sistem. Dari proses analisa ini akan didapatkan cara untuk membangun sistem baru.
  1. Rancangan
Fase perancangan merupakan proses penentuan cara kerja sistem dalam hal architechture design, interface design, database dan spesifikasi file, dan program design. Hasil dari proses perancangan ini akan didapatkan spesifikasi sistem.
  1. Implementasi
Fase implementasi adalah proses pembangunan dan pengujian sistem, instalasi sistem, dan rencana dukungan sistem.
Contohnya: konstruksi, instalasi, pengujian dan pengiriman sistem ke dalam produksi (artinya operasi sehari-hari). Implementasi sistem ini mengontruksi sistem informasi yang baru dan menempatkannya ke dalam operasi, dan selanjutnya dilaksanakan tahap pengujian.

Langkah-langkah yang digunakan oleh analis sistem dan programmer dalam membangun sistem informasi :
1. Melakukan survei dan menilai kelayakan proyek pengembangan sistem informasi
2. Mempelajari dan menganalisis sistem informasi yang sedang berjalan
3. Menentukan permintaan pemakai sistem informasi
4. Memilih solusi atau pemecahan masalah yang paling baik
5. Menentukan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software)
6. Merancang sistem informasi baru
7. Membangun sistem informasi baru
8. Mengkomunikasikan dan mengimplementasikan sistem informasi baru
9. Memelihara dan melakukan perbaikan/peningkatan sistem informasi baru bila diperlukan



Kamis, 08 Juni 2017

Pengertian, manfaat perlindungan terhadap aspek-aspek (confidentiality, integrity, availability) pada information security management system (ISMS)

Information Security Management System (ISMS) merupakan sebuah kesatuan system yang disusun berdasarkan pendekatan resiko bisnis, untuk pengembangan, implementasi, pengoperasian, pengawasan, pemeliharaan serta peningkatan keamaan informasi perusahaan. Dan sebagai sebuah sistem, keamanan informasi harus didukung oleh keberadaan dari hal-hal berikut:
Ø  Struktur organisasi, biasarnya berupa keberadaan fungsi-fungsi atau jabatan organisasi yang terkait dengan keamanan informasi. Misalnya; Chief Security Offi cer dan beberapa lainnya.
Ø  Kebijakan keamanan, atau dalam bahasa Inggris disebut sebagai Security Policy. Contoh kebijakan keamanan ini misalnya adalah sebagai berikut: Semua kejadian pelanggaran keamanan dan setiap kelemahan sistem informasi harus segera dilaporkan dan administrator harus segera mengambil langkah-langkah keamanan yang dianggap perlu.
Ø  Prosedur dan proses, yaitu semua prosedur serta proses-proses yang terkait pada usaha-usaha pengimplementasian keamanan informasi di perusahaan.
Ø  Tanggung jawab, yang dimaksud dengan tanggung jawab atau responsibility di sini adalah tercerminnya konsep dan aspek-aspek keamanan informasi perusahaan di dalam job description setiap jabatan dalam perusahaan.
Ø  Sumber daya manusia, adalah pelaksana serta obyek pengembangan keamanan informasi di perusahaan. Manusia yang bisa memperbaiki serta merusak semua usaha-usaha tersebut.

Manajemen Keamanan Informasi ini memberikan perlindungan yang menyangkut informasi dan penghitungan aset. Standar ISO/IEC 27001:2005 merupakan proses dari mengaplikasikan kontrol manajemen keamanan di dalam suatu organisasi yang bertujuan untuk mendapatkan servis keamanan dalam rangka meminimalisir resiko aset dan memastikan kelangsungan bisnis. Servis keamanan yang utama yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut:
1.    Information Confidentiality  (Kerahasiaan Informasi)
2.    Information Integrity (Integritas Informasi)
3.    Service Availability (Ketersediaan servis)

Keamanan informasi terdiri dari perlindungan terhadap aspek-aspek berikut:
1.    Confidentiality (kerahasiaan) aspek yang menjamin kerahasiaan data atau informasi, memastikan bahwa informasi hanya dapat diakses oleh orang yang berwenang dan menjamin kerahasiaan data yang dikirim, diterima dan disimpan.
2.    Integrity (integritas) aspek yang menjamin bahwa data tidak dirubah tanpa ada ijin fihak yang berwenang (authorized), menjaga keakuratan dan keutuhan informasi serta metode prosesnya untuk menjamin aspek integrity ini.
3.    Availability (ketersediaan) aspek yang menjamin bahwa data akan tersedia saat dibutuhkan, memastikan user yang berhak dapat menggunakan informasi dan perangkat terkait (aset yang berhubungan bilamana diperlukan).

            Keamanan informasi diperoleh dengan mengimplementasi seperangkat alat kontrol yang layak, yang dapat berupa kebijakan-kebijakan, praktek-praktek, prosedur-prosedur, struktur-struktur organisasi dan piranti lunak.


Manfaatnya :
Beberapa manfaat yang akan di peroleh dari Information Security Management System (ISMS), yaitu :
1.  ISO 27001 menuntut Anda untuk terus meningkatkan keamanan informasi dari perusahaan Anda. Hal ini membuat Anda dapat lebih menentukan jumlah keamanan yang tepat dibutuhkan di perusahaan anda. Sumber daya yang dihabiskan dalam jumlah yang tepat.
2.  Memberikan keyakinan dan jaminan kepada klien ataupun mitra dagang, bahwa perusahaan yang dikelola mempunyai manajemen keamanan informasi yang baik sesuai standar internasional. Selain itu, ISO 27001 dapat digunakan pula untuk mempromosikan perusahaan.
3.  Memastikan bahwa organisasi Anda memiliki kontrol terkait keamanan informasi terhadap lingkungan bisnis, pada prosesnya yang mungkin akan menimbulkan resiko atau gangguan.
4.    Operasional organisasi atau perusahaan akan berjalan baik karena tugas dan tanggung jawab serta proses bisnis terdefinisi dengan jelas.
5. Membantu organisasi dalam menjalankan perubahan-perubahan baik yang berkesinambungan dalam pengelolaan keamanan informasi.

Sabtu, 22 April 2017

Studi Kasus yang berhubungan dengan fasilitas pelayanan dan sistem informasi

Perusahaan Transportasi Online (Gojek)


Sejarah Berdirinya Gojek

GO-JEK  merupakan perusahaan berjiwa sosial yang memimpin revolusi industri transportasi Ojek. GO-JEK bekerjasama  dengan para pengendara Ojek berpengalaman di Jakarta, Bandung, Bali & Surabaya dan menjadi solusi utama dalam pengiriman barang, pesan antar makanan, berbelanja dan berpergian di tengah kemacetan.
GoJek Indonesia berdiri pada tahun 2011 oleh Nadiem Makarim. sebagai social enterpreneurship inovatif untuk mendorong perubahan sektor transportasi informal agar dapat beroperasi secara profesional. Manajemen GoJek menerapkan sistem bagi hasil dengan sekitar 1000 pengemudi ojek yang saat ini berada di bawah naungan GoJek dan tersebar di Jabodetabek. Pembagiannya adalah, 80% penghasilan untuk pengemudi ojek dan 20%-nya untuk perusahaan.
GOJEK perusahaan yang memiliki sebuah slogan yaitu An Ojek For Every Need adalah perusahaan transportasi asal Indonesia yang melayani angkutan manusia dan barang melalui jasa ojek melalui aplikasi yang dengan teknologi location based akan mencarikan driver yang posisinya paling dekat dengan pemesan.

Statistik

a)      Jumlah Pengunjung
Pada Januari 2015 lalu, aplikasi ini sudah diunduh sebanyak 32.360 kali. Dari jumlah tersebut, 17.582 unduhan diantaranya berasal dari pengguna Android, sedangkan sisanya berasal dari pengguna iOS. Bulan berikutnya unduhan semakin meningkat.
Pada Februari total unduhan mencapai 81.843 kali. Dari jumlah tersebut 50.106 pengunduh diketahui menggunakan handset berbasis Android, sedangkan sisanya mengunduh dengan perangkat berplatform milik Apple. Memasuki bulan ketiga, jumlahnya terus meroket.
Pada Maret lalu, unduhan Gojek diketahui sudah menembus 131.795 kali. Seperti bulan sebelumnya, unduhan yang lebih banyak dilakukan melalui sistem operasi besutan Google. secara rinci unduhan melalui Android mencapai 81.893, sedangkan sisanya menggunakan iOS.
Sementara itu, jumlah tukang ojek yang sudah tergabung dengan Gojek mencapai 3.700 orang pada pekan terakhir Maret lalu. Jumlah tersebut terbilang meroket cukup drastis. Pasalnya, pada Januari lalu tukang ojek yang bergabung baru 700 orang.
b)      Omset
Omset atau penghasilan yang di dapat oleh para tukang ojek gojek bisa mencapai Rp 4 juta hingga Rp 6 juta perbulan. Sistemnya adalah bagi hasil, yakni 80% dari total penghasilan masuk kantong pengojek dan 20%  sisanya untuk perusahaan gojek itu sendiri (Kompas.com) .

Bidang Usaha

GO-JEK merupakan bergerak dibidang usaha yang meberikan pelayanan terhadap pelanggan atau pengguna jasa gojek, mulai dari mengantarkan pelanggannya sampai dengan mengntarkan barang baik skala kecil maupun besar, dan juga menyediakan jasa pemesanan makanan, dan masih banyak lagi jasa yang ditawarkan oleh gojek.
Jasa Yang Di Tawarkan
Gojek menawarkan 8 jasa layanan yang bisa dimanfaatkan oleh pelanggan yaitu
1)      GO-BOX yang merupakan layanan yang baru di launching pada bulan Oktober ini yang melayani untuk memesan mobil pickup, mobil boks, truk engkel dan truk engkel boks untuk antar dan kirim barang dalam jumlah besar.
2)      GO-SEND yang merupakan layanan pengiriman barang layaknya JNE,  akan tetapi waktu pengiriman lebih cepat tidak membutuhkan waktu yang lama.
3)      GO-RIDE merupakan layanan gojek untuk mengantarkan konsumen kemana saja sesuai alamat yang dituju.
4)      GO-FOOD adalah salah satu fitur dalam aplikasi GO-JEK. GO-FOOD memberikan pelanggan kemudahan dalam layanan pesan antar makanan.
5)      GO-MART adalah layanan terbaru dari GO-JEK, diciptakan untuk memberikan kemudahan berbelanja dari aplikasi ponsel, dimanapun kita berada, terdapat puluhan toko dengan puluhan ribu produk, sehingga akan lebih  praktis dan kemudahan berbelanja.
6)       GO-CLEAN merupakn jasa atau pelayanan bersih-bersih baik itu untuk membersihkan rumah atau kantor atau yang lainnya.
7)       GO-GLAM merupakan jasa  layanan salon, yang memberikan kemudahan unutuk melakukan perawatan kecantikan dan lain sebaginya.
8)       GO-MASSAGE yang merupakan layanan untuk memesan tukang pijat.
9)      GO-BUSWAY merupakan layanan jasa gojek untuk membantu para calon penumpang busway Transjakarta dalam mencari/melihat halte-halte busway + rute, dan juga solusi pengantar calon penumpang busway dari lokasi dia berada menuju halte yang diinginkan.

Keunggulan dan Kelemahan

a)      Keunggulan
Beberapa kelebihan Gojek adalah sebagai berikut :
1.      Praktis dan Mudah dalam bertransaksi
2.      Penggunaan trend teknologi Aplikasi GO-JEK
3.      Memberikan Kenyamanan terhadap penumpang
4.      Tidak ada tawar menawar harga, semua sudah langsung terkalkulasi saat order.
5.      Bisa sebagai antar jemput barang dan belanja
6.      Mendapat fasilitas Helm resmi dari Gojek berwarna hijau dan bersih, dan Penutup masker.
7.      Pelayanan nya pun ramah dan sopan, dan mematuhi rambu lalu lintas.

b)      Kelemahan
1.      Harus mempunyai paket data untuk bertransaksi.
2.      Masalah privasi pelanggan atau potensi penyalahgunaan data pelanggan GOJEK


Kesimpulan

Dengan adannya gojek online ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berpergian kemana pun, dan menjadikan solusi untuk menghindari kemacetan, dan memberikan pengaruh besar terhadap kemajuan teknologi di era sekarang inI
Go-Jek merupakan sebuah revolusi layanan transportasi kendaraan bermotor roda dua, yaitu sepeda motor, yang berbasis aplikasi yang dapat diunduh dengan menggunakan smartphone. Layanan jasa transportasi yang ditawarkan tidak hanya berupa transportasi bagi pemesan tapi juga berupa jasa antar barang (pengiriman kilat) serta makanan. Aplikasi yang disediakan oleh Go-Jek didalamanya juga menerapkan functional business system yang terbagi dalam lima komponen yaitu marketing, operation, human resource management, finance/accounting dan routing and shipping. Kelima komponen tersebut tergabung pada aplikasi yang secara otomatis mengatur seluruh kegiatan di lapangan yaitu jarak tempuh dan jam kerja driver yang nantinya dapat direkap oleh pihak perusahaan secara realtime.

Saran


Aplikasi Gojek sangat bermanfaat untuk masyarakat saat ini, namun aplikasi ini juga memiliki kekurangan seperti menentukan alamat yang dituju. Terkadang pelanggan tidak bisa menemukan lokasi tujuan mereka. Untuk itu perlu memperluas lokasi dan menambah alamat yang ada dipeta pada aplikasi gojek. 

Kamis, 30 Maret 2017

Pengertian Six Sigma dan Total Quality Management (TQM). Kelebihan dan juga Kekurangannya

         A.      SIX SIGMA


i)        Pengertian Six Sigma
Strategi six sigma diciptakan oleh DR. Mikel Harry dan Richard Schroeder disebut sebagai The Six Sigma Breakthrough Strategy. Six Sigma merupakan Suatu Metodologi yang digunakan untuk upaya perbaikan dan peningkatan proses bisnis serta meningkatkan kualitas produk. Six Sigma juga merupakan alat manajemen yang baru yang menggantikan Total Quality Manajement (TQM).
ii)       Kelebihan Six Sigma
Six sigma sebagai alat (Tool) untuk pemecah masalah. Six sigma menekankan aplikasi tool ini secara metodis dan sistematis yang akan dapat menghasilkan terobosan dalam peningkatan kualitas. Metodologi yang sistematis ini bersifat generik sehingga dapat diterapkan baik dalam industri manufaktur maupun jasa. Kelebihan Six Sigma yang lain, yaitu:
(a)    Pengurangan biaya
(b)    Retensi Pelanggan
(c)     Pengurangan Cacat
(d)    Pertumbuhan pangsa Pasar
(e)    Pengembangan Produk/jasa
(f)      Pengurangan waktu siklus
(g)    Perbaikan Produktivitas
iii)     Kekurangan Six Sigma
(a)    Membutuhkan biaya yang cukup besar
(b)    Memerlukan waktu yang cukup untuk percanaannya
(c)     Memerlukan orang-orang yang terlatih dan memiliki pengetahuan tinggi untuk menerapkan strategi six sigma
        B.      TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM)
i)     Pengertian TQM
Total Quality Management (TQM) adalah suatu pendekatan yang berorientasi pada pelanggan dengan memperkenalkan perubahan manajemen secara sistematik dan perbaikan terus menerus terhadap proses, produk, dan pelayanan suatu organisasi. Proses Total Quality Management bermula dari pelanggan dan berakhir pada pelanggan pula.
Menurut Tjiptono, Total Quality Management (TQM) merupakan suatu pendekatan dalam menjalankan usaha yang mencoba untuk memaksimumkan daya saing organisasi melalui perbaikan terus menerus atas produk, jasa, manusia, proses, dan lingkungannya. Singkatnya TQM merupakan sistem manajemen yang mengangkat kualitas sebagai strategi usaha dan berorientasi pada kepuasan pelanggan dengan melibatkan seluruh anggota organisasi. 
ii)    Kelebihan TQM
(a)    Memiliki Kerja sama tim yang baik
(b)    Memiliki komitmen jangka panjang
(c)     Memiliki Kesatuan dan Tujuan
(d)    Membuat Perusahaan fokus pada pelanggan
(e)    Dapat memotivasi pegawai
(f)      Fokus untuk kepuasan pelanggan
iii)  Kekurangan TQM
(a)    Kualitas sering merupakan aktivitas sampingan, terpisah dari isu kunci dari strategi usaha dan kinerja.
(b)    Aktivitasnya bersifat hanya ada diapartemen-apartemen di perusahaan
(c)     Organisasi belum siap menerima tanggung jawab dalam jangka panjang
(d)  Hanya mengurangi biaya dari pada meningkatkan kinerja produk untuk kepuasan pelanggan

Sabtu, 18 Maret 2017

Pengertian, Manfaat, dan Peranan Manajemen Layanan Sistem Informasi


A. Definisi Manajemen Layanan Sistem Informasi
Sistem informasi memuat berbagai informasi penting mengenai orang, tempat, dan segala sesuatu yang ada di dalam atau di lingkungan sekitar organisasi. Informasi sendiri mengandung suatu arti yaitu data yang telah diolah ke dalam suatu bentuk yang lebih memiliki arti dan dapat digunakan untuk pengambilan keputusan. Data sendiri merupakan fakta-fakta yang mewakili suatu keadaan, kondisi, atau peristiwa yang terjadi atau ada didalam atau dilingkungan fisik organisasi. Data tidak dapat langsung digunakan untuk pengambilan keputusan, melainkan harus diolah lebih dahulu agar dapat dipahami, lalu dimanfaatkan dalam pengambilan keputusan.
Manajemen informasi merupakan segala kegiatan yang berkaitan dengan pemerolehan informasi, penggunaan informasi seefektif mungkin, dan juga pembuangan terhadap informasi (yang tidak berguna) pada waktu yang tepat (McLeod, 1998).
Definisi Manajemen layanan sistem informasi adalah suatu metode yang pengolahan sistem  Teknologi Informasi (TI) yang secara filosofis terpusat pada perspektif konsumen/pemakai layanan TI terhadap bisnis perusahaan. Manajemen layanan sistem informasi merupakan pengertian kebalikan dari pendekatan sistem manajemen TI dan interaksi bisnis yang terpusat pada teknologi. Istilah manajemen layanan sistem informasi tidak berasal dari suatu organisasi, pengarang, atau pemasok tertentu dan awal penggunaan frasa ini tidak terlalu jelas kapan di mulainya.

Manajemen Layanan TI atau manajemen layanan yang mempunyai dukungan besar dari TI / IT service management or IT service support management (ITSM atau ITSSM) mengacu pada pelaksanaan dan pengelolaan dari kualitas layanan TI yang memenuhi semua kebutuhan bisnis. Layanan manajemen TI dilakukan oleh penyediaan layanan TI melalui kombinasi yang sangat tepat dari teknologi, manusia, proses dan informasi.
B. Manfaat Manajemen Layanan Sistem Informasi 
Beberapa manfaat dari Manajemen Layanan Sistem Informasi, yaitu :
- Layanan Sistem Informasi menjadi lebih teratur dan terpantau karena strukturnya dibangun dengan jelas.
- Jika terjadi kerusakaan atau kesalahan dalam layanan sistem informasi tersebut, maka dapat segera diketahui lebih cepat karena penggunaan komputer dalam pembangunan layanan sistem informasinya.
- Dari segi efektif dan efisiensinya dapat dikatakan bahwa manajemen layanan sistem informasi sangat membantu dalam menjaga kepuasan pelayanan perusahaan terhadap konsumen, serta waktu yang dibutuhkan dalam prosesnya juga lebih cepat karena adanya manajemen layanan sistem informasi karena setiap sub sistem bisa dikendalikan dan dipantau kinerjanya.
       
     C. Peranan Manajemen Layanan Sistem Informasi
  Peranan Manajemen Layanan Sistem Informasi  yaitu membangun struktur system Informasi, mengelola dan menjaga pelayanan system informasi. Hal ini sangat berdampak untuk suatu perusahaan karena adanya waktu pengerjaan yang sangat efisien. Dengan ini perusahaan tersebut mengalami penaikan tingkat hasil yang memuaskan.