Kamis, 30 Maret 2017

Pengertian Six Sigma dan Total Quality Management (TQM). Kelebihan dan juga Kekurangannya

         A.      SIX SIGMA


i)        Pengertian Six Sigma
Strategi six sigma diciptakan oleh DR. Mikel Harry dan Richard Schroeder disebut sebagai The Six Sigma Breakthrough Strategy. Six Sigma merupakan Suatu Metodologi yang digunakan untuk upaya perbaikan dan peningkatan proses bisnis serta meningkatkan kualitas produk. Six Sigma juga merupakan alat manajemen yang baru yang menggantikan Total Quality Manajement (TQM).
ii)       Kelebihan Six Sigma
Six sigma sebagai alat (Tool) untuk pemecah masalah. Six sigma menekankan aplikasi tool ini secara metodis dan sistematis yang akan dapat menghasilkan terobosan dalam peningkatan kualitas. Metodologi yang sistematis ini bersifat generik sehingga dapat diterapkan baik dalam industri manufaktur maupun jasa. Kelebihan Six Sigma yang lain, yaitu:
(a)    Pengurangan biaya
(b)    Retensi Pelanggan
(c)     Pengurangan Cacat
(d)    Pertumbuhan pangsa Pasar
(e)    Pengembangan Produk/jasa
(f)      Pengurangan waktu siklus
(g)    Perbaikan Produktivitas
iii)     Kekurangan Six Sigma
(a)    Membutuhkan biaya yang cukup besar
(b)    Memerlukan waktu yang cukup untuk percanaannya
(c)     Memerlukan orang-orang yang terlatih dan memiliki pengetahuan tinggi untuk menerapkan strategi six sigma
        B.      TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM)
i)     Pengertian TQM
Total Quality Management (TQM) adalah suatu pendekatan yang berorientasi pada pelanggan dengan memperkenalkan perubahan manajemen secara sistematik dan perbaikan terus menerus terhadap proses, produk, dan pelayanan suatu organisasi. Proses Total Quality Management bermula dari pelanggan dan berakhir pada pelanggan pula.
Menurut Tjiptono, Total Quality Management (TQM) merupakan suatu pendekatan dalam menjalankan usaha yang mencoba untuk memaksimumkan daya saing organisasi melalui perbaikan terus menerus atas produk, jasa, manusia, proses, dan lingkungannya. Singkatnya TQM merupakan sistem manajemen yang mengangkat kualitas sebagai strategi usaha dan berorientasi pada kepuasan pelanggan dengan melibatkan seluruh anggota organisasi. 
ii)    Kelebihan TQM
(a)    Memiliki Kerja sama tim yang baik
(b)    Memiliki komitmen jangka panjang
(c)     Memiliki Kesatuan dan Tujuan
(d)    Membuat Perusahaan fokus pada pelanggan
(e)    Dapat memotivasi pegawai
(f)      Fokus untuk kepuasan pelanggan
iii)  Kekurangan TQM
(a)    Kualitas sering merupakan aktivitas sampingan, terpisah dari isu kunci dari strategi usaha dan kinerja.
(b)    Aktivitasnya bersifat hanya ada diapartemen-apartemen di perusahaan
(c)     Organisasi belum siap menerima tanggung jawab dalam jangka panjang
(d)  Hanya mengurangi biaya dari pada meningkatkan kinerja produk untuk kepuasan pelanggan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar